Home > Ragam Berita > Nasional > Syarief Hasan Beber Penilaian Partai Lain Terkait Sosok Yusril

Syarief Hasan Beber Penilaian Partai Lain Terkait Sosok Yusril

Jakarta – Partai Demokrat baru-baru ini telah mengusung nama Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon yang akan mereka usung dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Namun, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengungkapkan, bahwa awalnya mereka sempat menimbang-nimbang  Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur DKI Jakarta yang akan mereka usung.

Syarief Hasan Beber Penilaian Partai Lain Terkait Sosok Yusril

Apabila dilihat dari hasil survei yang telah dilakukan oleh Partai Demokrat, setelah petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, elektabilitas yang tertinggi ketiga jatuh kepada Yusril.  Pertemuan memang sempat dilakukan di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Rabu (21/9/2016).

Pada pertemuan tersebut, Demokrat sempat mengajukan nama Yusril kepada tiga partai yang hadir, yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional. Demokrat memang sempat mengusulkan nama Yusril ke Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Namun, nama Yusril kembali ditolak oleh para partai yang hadir dalam pertemuan tersebut.

“Tetapi partai-partai empat itu tidak bulat, menolak nama Yusril,” kata Syarief saat dihubungi, Minggu (25/9/2016).

“Yusril ditolak dianggap Ketum PBB, jadi aneh kalau ketum PBB kita dukung, sementara dia tidak punya kursi di DKI. Yang kedua, dia dianggap agak sombong,” ucap Syarief.

Akhirnya PKB, PPP, dan PAN mengajukan nama putra SBY yang tengah berkarier di TNI, Agus Harimurti Yudhoyono. Syarief mengaku bahwa SBY awalnya menolak usulan tersebut. Namun, karena situasi dinilai sudah tidak kondusif dan tak ada nama lain lagi yang muncul, akhirnya SBY setuju dengan usulan tersebut, namun dirinya tetap menyerahkan sepenuhnya keputusan pada Agus.

 

“Begitu dihubungi di Australia, Agus kaget, ‘Kok saya dipilih?’ Tapi setelah berpikir sejenak kalau ini panggilan sejarah dan bangsa untuk kepentingan rakyat, dia siap, tapi dia minta dia harus berhasil,” ucap anggota Komisi I DPR tersebut.

(bimbim – harianindo.com)

x

Check Also

Gerindra Inginkan Jenderal Gatot Sebagai Cawapres Prabowo

Gerindra Inginkan Jenderal Gatot Sebagai Cawapres Prabowo

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhir-akhir ini sering dibicarakan. Menurut informasi yang beredar, ...