Home > Ragam Berita > Nasional > Video Habib Rizieq Yang Dinilai Telah Lecehkan Soekarno dan Pancasila

Video Habib Rizieq Yang Dinilai Telah Lecehkan Soekarno dan Pancasila

Jakarta – Polemik menjelang pilkada DKI Jakarta terus memanas, pasca beberapa waktu lalu Front Pembela Islam (FPI) yang dipimpin oleh Habieb Rizieq bersama Ormas Islam menggelar demo besar-besaran dengan tutan penjarakan Ahok dengan tuduhan melakukan tindakan penistaan agama, rencananya ormas islam terbesar ini akan melanjutkan aksi mereka untuk kedua kalinya.

Video Habib Rizieq Yang Dinilai Telah Lecehkan Soekarno dan Pancasila

Agenda dengan tututan untuk memproses kasus Ahok ini kontan menjadi perbincangan netizen, beberapa masyarakat tampak mendukung agenda tersebut, namun tak sedikit pula yang menyayangkan aksi tersebut karena diduga sarat muatan politik.

Seperti yang baru-baru ini dimana netizen kembali dihebohkan dengan beredarnya kembali video pidato Habieb Rizieq saat sebut “Pancasila Soekarno Ketuhanan Ada di Pantat” meski video yang beredar merupakan video lama yang beredar pada 2014 lalu, video ini kembali ramai beredar di social media pasca demo yang dilakukan untuk Penjarakan Ahok.

Video yang diunggah oleh akun bernama Siti Maisaroh sontak menjadi viral, tak kurang video tersebut sudah dibagikan sebanyak 3400 kali sejak diunggah pada Rabu (19/10/2016) lalu. Sampai tulisan ini dimuat, dalam video berdurasi 2:10 detik tersebut sudah ditonton lebih dari 157.000 kali oleh pengguna jejaring sosial Facebook.

Tanpa menunggu lama, ribuan komentar membanjiri video tersebut dengan komentar-komentar pedas yang menyayangkan isi dari pidato tersebut.

“Kalau ini udah keterlaluan. Cerdas dalam berpikir, bertutur dan bertindak. Untuk level orang yg di hormati dan disegani, saya rasa tidaklah tepat demikian tindakannya.” Tulis akun Nicolas Widyatama.

Baca juga: Keakraban Ahok dan Anies Baswedan Terlihat Saat Acara Pengundian

” Yg kyk gini gak mau diperiksa,ahok salah dikit diperiksa, ini uda menghina bapak soekarno yg telah memperjuangkan tanah air indonesia, gal ada bapak soekarno gak mungkin indonesia bisa merdeka” Tulius akun Wen Cen. (Yayan – harianindo.com)

One comment

  1. Sinaga Hutajulu

    Apabila riziek memaki rumusan pancasila(ingat, masih rumusan belum menjadi pancasila) versi soekarno sbg ketuhanan di pantat itu adalah bentuk dirinya mengeluarkan pendapat demokratis, sebab memang tak dapat dipungkiri perlawanan terhadap penjajah saat itu banyak dipelopori dari kalangan beragama, terutama di daerah strategis penjajahan yaitu sumatra, jawa kalimantan dan sulawesi. Sejak zaman kerajaan di nusantara yang akhirnya ditutup oleh luasny kerjaan berbasis islam, tak dapat disangkal bahwa mayoritas nusantarapun berbasis islam, karena inilah pondok pesantren ada dimana2. Pada zaman penjajahan dari kaum barat, para pejuang kemerdekaan dari berbagai kalangan agama memanfaatkan lokasi2 pesantren sebagai tempat berkumpul dan mengatur strategi, selain pada dasarnya adalah umat beragama, pesantren juga dianggap hanya sekedar tempat pendidikan yang tidak penting oleh penjajah, para penjajah tidak begitu menghiraukan. Momen ini dimanfaatkan oleh pejuang2 kemerdekaan. Dari pesantren pula lahir tokoh2 agamis yg ikut serta sbg pejuang. Ini berangsur terus menerus hingga penjajah benar2 pergi dari nusantara. Point pnting dari perjuangan ini adalah lokasi agamis yg dianggap remeh oleh penjajah dan para pejuang yang memiliki keyakinan terhadap tuhan.

    Oleh sebab itu pada saat perumusan pancasila terutama pada rumusan ke 3 yg diusulkan soekarno, pemuka2 agama memprotes dan tidak menyetujuinya karena ketuhanan berada paling bawah. Dianggap tidak menghargai para pejuang yang berkeyakinan penuh terhadap tuhan selama perjuangan mereka. Rumusan2 selanjutnya ketuhanan diubah menjadi paling atas akan tetapi bunyinya lebih panjang, yaitu “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, ini dikarenakan populasi pemeluk islam memang sangat bnyk di nusantara, tapi akhirnya diubah demi menghormati pemeluk agama lain, walopun sbenernya sangat sedikit, sedikt sekali. Nah skalian mau ngasih pendapat, skrg2 ini bnyk isu bahwa muslim di indonesia sgt intoleran trhdap non muslim, mnurutku itu adalah pernyataan terkonyol dan tidak berpendidikan, sebenarnya orang2 dari kaum kita sendiri yg selalu tidak puas dan malah menjudge mereka intoleran dsb. Andaikan mereka benar2 intoleran, dasar negara saat ini adalah bersyariat islam, otomatis mayoritas akan mengikutinya dan kaum kita2 ini akan hilang dimakan waktu di negri ini. Hal2 tuduh menuduh seperti ini justru menarik pandangan negatif terhadap minoritas yang akan menimbulkan sesuatu yg srius, contohnya memancing orang2 yang sebenarnya tidak perlu ada, yaitu orang2 yang tidak suka terhadap minoritas, bayangkan ya orang2 ini pasti tidak sedikit dan mereka berkumpul di wadah yang sama dikarena sama2 memiliki ketidaksukaan yang sama juga. Contoh wadah yang bisa dimanfaatkan orng2 ini yaitu di fpi atau ormas mayoritas lain, yang tadinya mereka bukan bahkan tidak mendukung fpi, skrg malah juga join kedalamnya, sekedar menumpang di ormas ini, yang mungkin tidak disadari oleh pihak ormas sendiri. Jadi buang jauh2lah isu intoleran, sangat tidak pantas sekali, kami minoritas moderat yg sudah hidup rukun dgn mayoritas juga ikut disorot karena pelaku isu2 ini!

x

Check Also

Presiden Bakal Berikan Bantuan Dana untuk Pembangunan Kembali Rumah

Presiden Bakal Berikan Bantuan Dana untuk Pembangunan Kembali Rumah

Pidie Jaya – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal memberikan bantuan untuk para korban gempa ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis