Home > Ragam Berita > Nasional > Polda Metro Jaya Ringkus Oknum Penolak Kampanye Djarot

Polda Metro Jaya Ringkus Oknum Penolak Kampanye Djarot

Jakarta – Warga yang melakukan penghadangan kampanye calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berinisial NS (52), diamankan petugas Polda Metro Jaya guna menjalani penyidikan.

Polda Metro Jaya Ringkus Oknum Penolak Kampanye Djarot

“Yang bersangkutan saat ini menjalani pemeriksaan intensif,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta pada Selasa (22/11/2016).

Awi menjelaskan, petugas kepolisian telah menciduk NS dari rumahnya di kawasan Kembangan Jakarta Barat pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut dia, polisi akan menggali keterangan dari NS terkait aksi penolakan kampanye Djarot termasuk menyelidiki kemungkinan “otak” tindakan tersebut.

Sebelumnya, tim pemenangan Ahok-Djarot melaporkan penolakan kampanye di Kembangan Utara pada 14 November 2016 ke Bawaslu DKI Jakarta.

Baca juga: Charles Honoris Layangkan Ucapan Selamat kepada Ketua DPR Baru

Bawaslu DKI Jakarta menyatakan penghadangan kampanye Djarot termasuk dugan tindak pidana pemilu sehingga ditindaklanjuti kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI dan kejaksaan.

Bawaslu DKI menduga seseorang berinisial NS yang diduga sebagai pelaku penghadangan kampanye Djarot di Kembangan Utara Jakarta Barat. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Dianggap Membangkang, Ahmad Dhani Didepak Dari Lesbumi NU

Jakarta – Baru-baru ini beredar kabar bahwa Musisi Ahmad Dhani telah dipecat dari jabatan sebagai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis