Home > Ragam Berita > Internasional > AS Nilai Pekerja Korut di Rusia Bantu Biayai Program Nuklir Kim Jong-un

AS Nilai Pekerja Korut di Rusia Bantu Biayai Program Nuklir Kim Jong-un

Washington – AS menyebut sekitar 500 ribu warga Korea Utara bekerja di Rusia. AS menyatakan, 80 persen upah mereka dikirim kembali ke Pyongyang untuk membiayai keberlangsungan rezim Kim Jong-un.

AS Nilai Pekerja Korut di Rusia Bantu Biayai Program Nuklir Kim Jong-un

“PBB sendiri khawatir soal itu. Tiap tahun, sekitar 500 juta dolar AS dikirim pekerja Korea Utara untuk membantu membiayai program misil dan nuklir Kim Jong-un,” sebagaimana diberitakan CNN pada Selasa (16/1/2018).

Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menekan program nuklir Korea Utara, negara manapun boleh mempekerjakan orang Korea Utara dengan kuota tertentu, tapi tidak boleh menerbitkan izin pekerja baru.

Berdasarkan sanksi terbaru, semua negara harus memulangkan pekerja Korea Utara pada 2019.

Meski begitu, jumlah pekerja Korea Utara di Rusia sendiri tidak bisa dipastikan jumlahnya. Sehingga tak bisa dipastikan pula mereka semua akan kembali ke Pyongyang.

Baca juga: Palestina Bakal Lakukan Pertemuan untuk Bahas Negosiasi Perdamaian

Meski mendukung keputusan Dewan Keamanan PBB, Rusia meragukan efektivitas sanksi itu terhadap ambisi Kim Jong-un mengembangkan senjata nuklir Korea Utara.

Sementara itu, Juru bicara Korea Selatan menyatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin pernah menyatakan tak setuju dengan pengurangan pasokan minyak ke Korea Utara. Menurut Gabuev, penting membiarkan Korea Utara tetap bertahan dengan memasok minyak ke sana sehingga Rusia tidak terlalu ikut mencekik rezim di sana. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Iran Tuding Amerika Kirim ISIS Ke Afghanistan

Ankara – Kali ini AS dikabarkan telah mengirimkan kelompok militan ISIS ke Afghanistan dengan menggunakan ...