Jakarta – Kementerian Sosial akan memberikan santuan terhadap korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ahli waris korban yang meninggal dunia akibat gempa akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta sedangkan korban yang mengalami luka-luka akan mendapatkan santunan Rp2,5 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Kementrian Sosial Berikan Santunan kepada Korban Gempa di Lombok

“Bagi yang meninggal ahliwaris bakal mendapat santunan dari Kementerian Sosial sebanyak Rp 15 juta sedangkan yang luka-luka Rp2,5 juta,” katanya di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

Berdasarkan data sementara yang dikantonginya, baru ada 91 orang yang diketahui meninggal dunia dan 209 orang yang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut. “Total (sementara) ada 91 orang meninggal dunia dan 209 orang luka-luka, dan ini terus akan bertambah,” ucapnya.

Selain itu, BNPB juga mendapat laporan bahwa ada ribuan rumah hancur dan ribuan warga terpaksa harus mengungsi, lantara rumah warga hancur akibat bencana alam tersebut.

Baca juga: BMKG: Gempa Susulan dengan Kekuatan Kecil Masih Akan Terjadi

“Ribuan rumah rusak dan ribuan warga mengungsi. ini data sentara dan data ini masih terus bertambah,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi gempa bumi yang berkuatan 7.0 SR pada Minggu. 5 Agustus kemarin, dengan lokasi gempa berada di titik 8.37 LS dan 116.48 BT, serta terjadi pada kedalaman 15 km.

Setelah diguncang gempa dengan kekuatan 7,0 SR, NTB kembali diguncang gempa ratusan kali dengan kekuatan dibawah 5 SR.