Jakarta- Putra sulung presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka telah resmi menjadi bagian dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Gibran mendaftar sebagai kader melalui ranting Manahan, bagian dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Banjarsari, Surakarta.

Seusai memenuhi seluruh persyaratan dari pengurus ranting dan anak cabang, Gibran kemudian mendatangi Kantor DPC PDIP Kota Surakarta, di Jalan Hasanudin Nomor 26, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/09).

“Tadi Gibran datang pukul 13.55 WIB, jam dua kurang lima menit untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA). Sekarang sudah resmi bergabung,” ujar Ketua PAC PDIP Banjarsari Joko Santoso.

Joko mengungkapkan bahwa data-data Gibran juga telah dikirimkan ke DPP PDIP. Namun, kata Joko, Gibran belum memegang KTA secara fisik lantaran masih terjadi kendala teknis.

“Tadi ada trouble, servernya rusak jadi KTA-nya belum jadi. Tapi sudah resmi masuk PDIP, sudah dapat nomor registrasi,” katanya.

Menurut Joko, tidak adaperlakuan khusus kepada Gibran yang diberikan dari pengurus PDIP. “Sama seperti orang umum juga kalau daftar sebagai kader,” katanya.

Nantinya, kata dia, Gibran juga akan mendapatkan pendidikan politik seperti anggota baru PDIP yang lainnya.

Kader PDIP Surakarta, menurutnya, tidak mempermasalahkan dengan bergabungnya putra sulung Jokowi tersebut.

Selain itu, Joko juga menegaskan bahwa Gibran hanya bergabung sebagai kader PDIP, dan bukan sebagai calon wali kota Surakarta.

“PDIP di Solo itu 62 persen, dan kami tidak membuka pendaftaran secara terbuka. Kami sudah mengusung Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa,” jelasnya.

Gibran sempat diwacanakan akan turut dalam persaingan Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020. Sejumlah survei menunjukkan nama Gibran masuk dalam bursa calon wali kota.

Gibran juga telah bertemu pengurus PDIP Solo dan Jawa Tengah, termasuk FX Hadi Rudyatmo. (Hr-harianindo.com)