Home > Ragam Berita > Gojek Terapkan Kartu Kuning dan Merah untuk Pengemudi yang Nakal

Gojek Terapkan Kartu Kuning dan Merah untuk Pengemudi yang Nakal

Gojek Terapkan Kartu Kuning dan Merah untuk Pengemudi yang NakalJakarta – Layanan transportasi Go-Jek semakin hari semakin populer di kota-kota besar di Indonesia. Popularitas Go-Jek ini tidak hanya merambah di kalangan konsumen/pengguna ojek, namun juga di kalangan pencari kerja.

Semakin naiknya popularitas Go-Jek, semakin banyak pula pengendara sepeda motor yang mendaftar untuk bergabung di dalam layanan ojek via smartphone tersebut. Lalu muncul pertanyaan, dengan semakin banyaknya kuantitas “ojek” yang tergabung dengan Go-Jek, bagaimana kemudian menjaga kualitas layanannya, terutama yang berkaitan dengan pengemudi-pengemudi nakal?

CEO Go-Jek Nadiem Makarim menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai cara tersendiri untuk menindak pengemudi Go-Jek yang mendapat rating buruk dari pelanggan. Perusahaannya telah menyiapkan beberapa kali teguran dan peringatan untuk pengemudi yang nakal.

“Kami punya kartu kuning dan kartu merah bagi pengemudi,” kata dia saat konferensi pers Go-Jek di Hall A Lapangan Basket Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2015).

Menurut lulusan Harvard ini, Go-Jek memberi kesempatan pengemudi untuk melakukan tiga kali kesalahan. Artinya, jika pengemudi Go-Jek mendapatkan tiga kali kartu kuning, Go-Jek akan memutus kontrak dengan pengemudi. Pelanggaran yang diganjar kartu kuning dari Go-Jek biasanya berkenaan dengan protes dan rating yang kurang dari pelanggan.

“Pengemudi yang suka ngebut, tak pake atribut Go-Jek, dan tak ramah biasanya yang dapat kartu kuning,” kata dia.

Sedangkan, kartu merah diberikan pada pengemudi yang melakukan tindakan kriminal. Nadiem mengatakan, tak ada ampun bagi mereka. Pengemudi ini akan langsung diputus kontrak dan Go-Jek menyerahkan penyelesaiannya kepada polisi.

“Kami tak ingin tindakan buruk pengemudi mencoreng nama baik Go-Jek,” kata dia.

Penertiban sopir Go-Jek ini merupakan upaya Nadiem menjaga mutu layanan di tengah persaingan dengan layanan ojek aplikasi lainnya seperti Grab Bike. (Galang Kenzie Ramadhan – www.harianindo.com)

x

Check Also

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

La Paz – Seorang perawat pria bernama Grover Macuchapi (27) harus berurusan dengan polisi setelah ...