Home > Ragam Berita > Nasional > Info Mudik 2016: Kendaraan di Kawasan Wisata Anyer Macet Hingga 17 Km

Info Mudik 2016: Kendaraan di Kawasan Wisata Anyer Macet Hingga 17 Km

Cilegon – Pada H+3 Lebaran, di beberapa kawasan wisata mulai diserbu oleh pengunjung yang memanfaatkan sisa hari libur untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, termasuk di kawasan Pantai Anyer, Banten.

Info Mudik 2016: Kendaraan di Kawasan Wisata Anyer Macet Hingga 17 Km

Arus kendaraan yang menuju ke kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, bahkan mengalami kemacetan hingga sepanjang 17 km sejak keluar pintu gerbang Tol Cilegon Barat pada Sabtu (9/7/2016) pagi.

Kendaraan yang sebagian besar didominasi kendaraan pribadi dan bus berplat Jakarta ini terjebak macet dengan kecepatan rata-rata hanya 5 km per jam, sehingga perjalanan yang biasanya ditempuh hanya dalam waktu 5 menit hari ini bisa menjadi dua jam lamanya.

Kemacetan yang terjadi diperparah oleh pertemuan kendaraan di simpang Mancak, tepatnya di depan Polsek Anyer.

Untuk mengamankan jalur wisata selama libur Lebaran, Polda Banten menerjunkan sekitar 1.500 personil yang disebar ke beberapa ruas jalan menuju obyek wisata, seperti di Anyer, Carita, Caringin, dan Jalan Lingkar Selatan.

“Kami ini bukan di Puncak, jadi one way itu hanya saat terjadi kemacetan. Petugas di setiap pos selalu siap siaga,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Pengamat Menilai Acara Debat Memberikan Efek Positif Untuk Ahok-Djarot

Pengamat Menilai Acara Debat Memberikan Efek Positif Untuk Ahok-Djarot

Jakarta – Pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis